PURWOREJO – SMP Negeri 6 Purworejo terus berakselerasi dalam pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pendidikan. Salah satu langkah terobosan yang kini mulai diterapkan secara konsisten adalah penggunaan aplikasi SpensixGO sebagai instrumen utama dalam presensi kehadiran siswa.
Melalui gerakan digitalisasi ini, sistem presensi yang dulunya dilakukan secara manual kini beralih ke format digital yang jauh lebih efektif. Para siswa cukup melakukan pemindaian (scanning) melalui perangkat yang telah disediakan di titik-titik tertentu sekolah. Sistem ini terintegrasi secara langsung, sehingga data kehadiran dapat terpantau secara real-time oleh pihak sekolah maupun orang tua.
Kepala SMP Negeri 6 Purworejo menjelaskan bahwa SpensixGO bukan sekadar aplikasi absensi, melainkan simbol perubahan budaya kerja sekolah. "Digitalisasi adalah keniscayaan. Dengan aplikasi ini, kita melatih siswa untuk tertib administrasi sejak dini dan memberikan kepastian data bagi orang tua mengenai keberadaan putra-putrinya di sekolah," ungkapnya.
Implementasi SpensixGO ini diharapkan dapat meminimalisir potensi manipulasi data kehadiran serta menghemat penggunaan kertas (paperless), sejalan dengan kampanye sekolah ramah lingkungan. Selain itu, kecepatan akses data yang dihasilkan sangat membantu guru kelas dan guru BK dalam melakukan evaluasi kedisiplinan siswa secara akurat.
Dengan adanya gerakan digitalisasi ini, SMP Negeri 6 Purworejo semakin mantap melangkah sebagai institusi pendidikan yang modern, transparan, dan siap menghadapi tantangan zaman di era industri 4.0.
Melalui gerakan digitalisasi ini, sistem presensi yang dulunya dilakukan secara manual kini beralih ke format digital yang jauh lebih efektif. Para siswa cukup melakukan pemindaian (scanning) melalui perangkat yang telah disediakan di titik-titik tertentu sekolah. Sistem ini terintegrasi secara langsung, sehingga data kehadiran dapat terpantau secara real-time oleh pihak sekolah maupun orang tua.
Kepala SMP Negeri 6 Purworejo menjelaskan bahwa SpensixGO bukan sekadar aplikasi absensi, melainkan simbol perubahan budaya kerja sekolah. "Digitalisasi adalah keniscayaan. Dengan aplikasi ini, kita melatih siswa untuk tertib administrasi sejak dini dan memberikan kepastian data bagi orang tua mengenai keberadaan putra-putrinya di sekolah," ungkapnya.
Implementasi SpensixGO ini diharapkan dapat meminimalisir potensi manipulasi data kehadiran serta menghemat penggunaan kertas (paperless), sejalan dengan kampanye sekolah ramah lingkungan. Selain itu, kecepatan akses data yang dihasilkan sangat membantu guru kelas dan guru BK dalam melakukan evaluasi kedisiplinan siswa secara akurat.
Dengan adanya gerakan digitalisasi ini, SMP Negeri 6 Purworejo semakin mantap melangkah sebagai institusi pendidikan yang modern, transparan, dan siap menghadapi tantangan zaman di era industri 4.0.